Fariz RM, Erwin Gutawa & Barry Likumahuwa Tampil Luar Biasa

Penampilan Fariz Rustam Munaf, Erwin Gutawa dan Barry Likumahuwa di Java Jazz Festival benar-benar sejarah tak akan terlupakan

Rasanya satu musisi Fariz RM saja sudah cukup untuk mengundang masa datang melihat penampilannya yang memang cukup gemilang, wajar, Fariz adalah salah musisi tersohor di Indonesia.

Luar biasanya, ia turut memboyong Erwin Gutawa Big Band dan Barry Likumahuwa & Friend tampil satu panggung di D2 Axis Hall, Jakarta International Java Jazz Festival di JI Expo, Kemayoran, Minggu (6/3/2011) malam. Penampilan mereka sekaligus sebagai malam penutupan JIJJF tahun ini.

Tentu saja momen ini tak dilewatkan oleh para pecinta musik Tanah Air,  penonton berbondong-bondong ingin menyaksikan hebatnya penampilan mereka bertiga. Jumlah penonton pun tak kalah banyaknya dengan penonton konser Santana kemarin.

Beberapa lagu andalan milik Fariz, salah satunya Sakura yang mengisi album kedua dirilis tahun 1980 yang berjudul sama. Mengingatkan kejayaan musik pria bertubuh kurus ini di era 80an. Seperti ciri khasnya ia melantunkan lagu sambil memainkan keyboard.

Hadir pula lagu Barcelona yang mengisi album Fariz ke-9 bertajuk ‘Living In the Western World (Barcelona)’ yang dirilis tahun 1988. Kemunculan Barry Likumahuwa di nomor lagu ini saat tampil di panggung bersama Fariz tadi malam, sungguh menambah energi, cabikan bass Barry yang mempersembahkan irama yang cukup emosional jadi tontonan yang mengasyikan.

“Saya pernah main bareng Erwin (Gutawa) tahun 81 yang lalu, baru main lagi sekarang, sudah 30 tahun lamanya,”ucap Fariz.

Erwin yang memakai kemeja biru langsung mengisi keyboard yang sudah disediakan sebelah kanan panggung. Fariz yang sebelumnya menyanyi sambil menekan tuts keyboard, kini mempercayakan pada Erwin, mereka langsung menghentak dengan single Susi Belel.

Usai melumat Susi Belel dengan komposisi irama yang mengagumkan lalu meluncur lagu Fenomena.”Saya ambil lagu ini di album baru, jarang-jarang soalnya ketemu anda,”kata Fariz sebelumnya.

Lagu berikutnya masih di album baru Fariz berjudul Belenggu Perjalanan, Fariz bersama Erwin mengomandoi dari panggung tepuk tangan di atas kepala, dan langsung disambut penonton untuk mengikuti sang idola, di lagu ini Barry juga diberi ruang yang cukup banyak untuk memaikan bassnya seperti layaknya melodi gitar.

“Wow, anda membuat saya jadi bukan main, kita langsung mainkan ini,”kata Fariz, lalu menggaunglah single Selangkah ke Seberang, sebuah single yang masuk album pertama Fariz yang dirilisnya tahun 1979, di lagu ini energi sakofon tampak kental terdengar. Lagu tersebut menutup konser Fariz RM yang menggandeng Erwin Gutawa dan Barry Likumahua.

Sumber : Okezone Dot Com

Bookmark and Share

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.