George Benson Tampil Mengesankan

Penampilan George Benson kedua kalinya di Jakarta International Java Jazz Festival, Minggu (6/3/2011) malam tampak mengesankan.

Lagu milik Benson yang sangat ditunggu selain On Broadway pastinya Nothing Gonna Change My Love For You, lagu abadi yang tak pernah ada kata bosan bila mendengarnya. Wajar yang hadir bukan saja orang tua, para ABG tampak berada dibarisan depan ingin bertatapan langsung dengan Benson.

Lagu tersebut mengisi album Benson bertajuk ’20/20′ yang dirilisnya tahun 1984, namun puncak ketenaran lagu tersebut saat dinyanyikan kembali oleh Gerry Goffin dan Michael Masser.

Walau Benson kental dengan aroma jazznya, Benson juga menyanyikan lagu beraroma pop dan R&B. Hingga banyak penonton dari lintas genre ingin melihat langsung sosok Benson menyanyikan Nothing Gonna Change My Love For You langsung dari bibir Benson.

Memang lagu tersebut paling banyak penonton ikut koor yang panjang dari awal sampai akhir lagu, dibanding lagu Benson lainnya seperti In Your Eyes, Kisses In the Moonlight, Moody’s Mood, dan Feel Like Making Love.

Benson di konsernya sempat bercerita soal kenangan dulu bersama penyanyi Whitney Houston, katanya,”Pernah dulu gadis belasan tahun bertemu saya saat di New York, dia bilang,”George saya suka sekali dengan suaramu, bolehkah aku rekaman.”Dan, suatu hari saya mendengar suara gadis tersebut di radio. Tahu sipa dia, Dia adalah Whitney Houston.”

Benson langsung melantunkan The Greatest Love of All, lagu milik Benson yang sangat tenar saat dinyanyikan kembali oleh Whitney Houston.

Di penghujung konser Benson, penonton sudah teriak-teriak meminta lagu On Broadway dialirkan di atas panggung.”Kalian tahu saya mendengar kalian, saya ingin menampilkan di malam istimewa ini.”sambut pria kelahiran Jerman, 22 Maret 1943, ini.

Benson tak langsung memenuhi keinginan para jemaatnya saat itu, ia memilih mendendangkan lagu lain. Lalu Benson mengisyaratkan,”Saya kasih tahu kalian, sekarang On Broadway,” Langsung disambut tepuk riuh penonton.

Di sela lagu On Broadway, Benson menampilkan permainan solo drum, sambil mengganti jas birunya dengan jas merah lalu lagu On Broadway meluncur kembali.

“Selamat Malam Indonesia, Java Jazz, aku cinta kalian semua,”ucap Benson menutup konsernya, dan tak lama langsung meninggalkan panggung.

Fary Firyana, pelatih vokal di sekolah musik Cinere Music, adalah salah satu dari sekitar 5 ribuan penonton yang menyaksikan George Benson, mengaku puas dengan penampilan Benson kedua kalinya di Java Jazz.

“Sejak SMA saya sudah kenal vokalnya yang ‘gila’ banget. Kalau di Indonesia itu Harvey kali ya. Walaupun nafasnya sekarang agak kedodoran, tapi auranya tetap memancar,”kata Fary.

Sumber : Okezone Dot Com

<!– AddThis Button BEGIN –>
<div><a href=”http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&amp;pubid=xa-4d73b414293aca02″ title=”Bookmark and Share” target=”_blank”><img src=”http://s7.addthis.com/static/btn/v2/lg-share-en.gif” width=”125″ height=”16″ alt=”Bookmark and Share” style=”border:0″/></a></div>
<!– AddThis Button END –>

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.